Detail Info Terkini

Pada Kamis (3/12) pukul 20.00 WIB, hujan deras mulai turun hingga air sungai meluap dan mengakibatkan banjir. Dalam dua setengah jam saja, jalanan tergenang hingga 60 cm, contohnya di Jalan Denai. Ada pula genangan 15 cm di Jalan Sutrisno, Jalan Laksana, Jalan Amaliun, dan lain lain.

Jumat (4/12/2020), banjir masih menggenangi wilayah ini dengan ketinggian hampir 2 meter. Listrik di lokasi juga terlihat padam.

Tujuh dari 21 kecamatan di Medan terendam banjir. Menurut Pusdalpos BPBD Medan pada pagi tadi, ada 2.773 rumah yang kebanjiran, dihuni 1.983 kepala keluarga. Total, ada 5.965 jiwa yang terdampak banjir ini.

Tujuh kecamatan yang terdampak banjir adalah Kecamatan Medan Maimun, Medan Johor, Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan baru, Medan Petisah, dan Medan Polonia.

Menurut keterangan dalam beberapa berita yang sudah diunggah ada lima orang tewas akibat banjir ini. Korban tewas berasal dari Tanjung Selamat.

Camat Sunggal, Ismail, menjelaskan kelima korban ditemukan dalam waktu berbeda. Terakhir, petugas menemukan korban tewas pada pukul 10.00 WIB pagi tadi.

Awalnya, BPBD menyebut ada 181 jiwa yang dievakuasi dari lokasi banjir di sejumlah lokasi.

Semakin mendekati sore, jumlah pengungsi bertambah. Untuk Tanjung Selamat di Medan Tuntungan, ada 331 jiwa yang mengungsi. Mereka mengungsi di aula kantor Desa Tanjung Selamat, Deli Serdang.

Ternyata sudah ada ribuan orang mengungsi. Mereka terdiri dari berbagai wilayah.

"Pengungsi di Kota Medan 3.000 orang. Pengungsi sementara di Kabupaten Deli Serdang terdiri dari 1.043 orang, Desa Tanjung Selamat 343 orang dan BPBD Provsu 700 orang pengungsi. Pengungsi di Kota Binjai terdiri dari 3.374 KK (kepala keluarga)," ujar Riadil, Jumat (4/12) sore.

Berbagai sumber

Share:

Tags: