Kolom Inspirasi

Selain tersenyum, ada kebaikan lain yang bisa kita lakukan, yaitu menjadi pendengar yang baik. Ketika kita menjadi pendengar yang baik, mau mendengarkan keluh kesah mereka, ikut merasakan kesusahan mereka, maka kelegaan dalam hati akan tercipta.

Dalam kesempatan sabtu kemarin (07/12) kami bisa singgah ke tempat kediaman Mak Ipah. Mak Ipah adalah seorang janda yang berumur 59 tahun. Mak Ipah adalah asli Cirebon yang sekarang tinggal di Dsn. Parungkadali Rt/Rw 043/008 Kel.Curug, Klari.

Mak Ipah tinggal sendiri, dan tidak mempunyai anak. Kesehariannya adalah memulung rongsok atau aqua gelas. Dalam kesehariaannya Mak Ipah terus berjuang di masa tuanya, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri, tanpa ada anak yang mengurusnya. Mak Ipah juga tidak pernah mengeluh, karena Mak Ipah telah menerima semua apa yang ditetapkan untuknya. Semua cobaan yang pernah beliau rasakan dimulai ketika beliau masih kecil yang harus terpaksa terpisah dari kedua orang tuanya karena kerusuhan yang terjadi di Cirebon saat itu.

Hingga akhirnya kemudian Mak Ipah bertemu dengan sosok kebahagiannya, yaitu suaminya. Beliau bertemu di kota Jakarta saat Mak Ipah hijrah untuk mengadu nasib disana. Yang berakhir kini tinggal di Karawang karena mengikuti suaminya yang bekerja dengan majikannya di Karawang.

Kini Ma Ipah pun kembali hidup sendiri, kepada siapa ia bisa mengadukan keluh kesahnya? Ma Ipah sangat senang sekali ketika kami bisa mengunnjungi nya, setidaknya Mak Ipah bisa melupakan sejenak kepenatannya dan mulai menceritakan apa yang saat ini menjadi beban di hatinya, yang kemudian itu bisa merasa lega setelahnya.

Relawan Karawang Peduli pun senang mak, jika emak bisa senang karena kehadiran kami. Semoga Paket berkah yang telah tersalurkan dari para donatur dermawan, bisa bermanfaat untuk kebutuhan Mak Ipah.

Ingat Berbagi Ingat Karawang Peduli

Share:

Tags: